arrow_back BACA ARTIKEL ASLI
Storyteller

Bulan Kebangkitan Ulama Perempuan Indonesia 2026

Sepanjang bulan Mei 2026, Jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) kembali menghelat Bulan Kebangkitan Ulama Perempuan Indonesia (BuKUPI). Inisiatif ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang kolektif yang krusial untuk merawat ingatan sejarah, memperluas pengakuan publik, serta memperkuat peran strategis ulama perempuan dalam menjawab tantangan keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan yang semakin kompleks di era modern ini.

" Mengusung tema 'Kebangkitan Ulama Perempuan untuk Indonesia Tanpa Kekerasan', gerakan ini menegaskan bahwa otoritas keilmuan perempuan adalah pilar utama dalam membangun peradaban yang adil, memanusiakan manusia, serta menolak segala bentuk ketidakadilan yang masih membayangi masyarakat kita. "

Storyteller

Menelusuri Jejak yang Terlupakan

Inti dari perhelatan BuKUPI 2026 adalah Diskusi Serial Biografi Ulama Perempuan Indonesia yang berlangsung dari 2 hingga 21 Mei 2026. Program ini dirancang untuk menghadirkan kembali figur-figur ulama perempuan dari berbagai daerah yang selama ini berkontribusi besar namun belum banyak dikenal oleh publik luas. Dengan mengangkat narasi hidup mereka, KUPI berupaya mengembalikan posisi mereka dalam sejarah intelektual Islam Indonesia yang selama ini cenderung didominasi oleh narasi maskulin.

Spektrum Pengabdian Ulama Perempuan

LEVEL 1

Tokoh Pesantren & Majelis Taklim

Mencakup sosok seperti Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali, Nyai Hj. Aqidah Usymuni, hingga Nyai Hj. Sholichah Wahid Hasyim yang menjadi penggerak utama pendidikan agama di akar rumput dan komunitas pesantren tradisional.

LEVEL 2

Akademisi & Intelektual Publik

Melibatkan para profesor dan cendekiawan seperti Prof. Siti Baroroh Baried, Prof. Nabilah Lubis, dan Prof. Siti Ruhaini Dzuhayatin yang membawa perspektif keilmuan Islam ke dalam ruang-ruang perguruan tinggi dan kebijakan publik.

Storyteller

Gerakan yang Tumbuh dari Komunitas

BuKUPI 2026 tidak memposisikan diri sebagai narasi satu arah dari pusat ke daerah. Sebaliknya, publik diberikan ruang seluas-luasnya untuk ikut berbagi cerita mengenai sosok ulama perempuan yang mereka kenal di lingkungan masing-masing. Pendekatan partisipatif ini menjadikan BuKUPI sebagai gerakan yang organik, tumbuh dari pengalaman nyata komunitas, dan memperkuat jaringan solidaritas antarperempuan di seluruh pelosok Indonesia dalam memperjuangkan keadilan.

Menuju Puncak Perayaan

call_split
1 Mei 2026

Peluncuran Daring

Pembukaan resmi yang menghadirkan tokoh-tokoh kunci seperti Ita Fatia Nadia dan Dr. Zakiya Darajat untuk membedah sejarah gerakan perempuan dalam perspektif nasional dan global.

workspace_premium
2 - 21 Mei 2026

Serial Biografi

Rangkaian diskusi intensif yang mengangkat puluhan profil ulama perempuan untuk memperluas pengakuan atas otoritas keilmuan mereka di berbagai ruang pengabdian.

call_split
24 Mei 2026

Puncak Perayaan

Pertemuan puncak yang akan diselenggarakan di Masjid Cut Nyak Dien, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai simbol seruan kemanusiaan dan komitmen Indonesia tanpa kekerasan.

psychology

Refleksi Diri

Siapakah sosok ulama perempuan di lingkungan Anda yang inspirasinya perlu kita angkat bersama?