Meraih Keberkahan Ramadhan dengan Tradisi Berbagi Takjil

Meraih Keberkahan Ramadhan dengan Tradisi Berbagi Takjil

04 April 2023
679 dilihat
2 menits, 17 detik

Tsaqafah.idTakjil sendiri berasal dari bahasa arab yakni ta’jilul fithr yang artinya mensegerakan berbuka puasa.

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling dinanti seluruh umat Islam di dunia, bagaimana tidak? Dalam bulan ini ada banyak sekali keberkahan, sehingga banyak umat Islam berlomba-lomba untuk meraih keberkahan tersebut.

Ada banyak sekali cara meraih keberkahan di bulan Ramadhan mulai dari berpuasa, memperbanyak sholat sunnah, membaca Al-Qur’an dan masih banyak lagi. Selain cara-cara tersebut, salah satu cara lain untuk memperoleh keberkahan Ramadhan yakni dengan saling berbagi makanan atau yang dikenal dengan sebutan berbagi takjil.

Saat ini, berbagi takjil seperti menjadi budaya yang wajib ada di bulan Ramadhan. Takjil sendiri berasal dari bahasa arab yakni ta’jilul fithr yang artinya mensegerakan berbuka puasa. Jadi maksud dari takjil adalah menyegerahkan untuk membatalkan puasa dengan makanan pembuka. Biasanya takjil dapat kita temui di masjid, musala maupun di pinggiran jalan.

Baca Juga Spiritualitas dalam Berguru di Dunia Digital, Adakah?

Allah Swt. tentunya sangat senang dengan hambanya yang melakukan perbuatan baik, apalagi perbuatan tersebut dilakukan di bulan Ramadhan. Salah satu perbuatan baik tersebut yakni dengan berbagi takjil dengan sesama manusia. Selain disenangi Allah mereka yang melakukan perbuatan baik akan mendapatkan pahala serta keberkahan yang besar, tentunya salah satu keutamaan ini terdapat dalam suatu hadits Nabi:

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “barang siapa yang memberi buka orang yang berpuasa, niscaya dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sama sekali”.

Dari hadist di atas terbukti bahwasannya orang yang memberikan hidangan buka puasa pada orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang berpuasa.

Baca juga

Dalam hadits lain juga menyatakan bahwasannya orang-orang yang memberikan hidangan berbuka kepada orang yang sedang berpuasa, malaikat akan senantiasa mendoakanya hingga orang yang berpuasa menyelesaikan hajatnya. Rasulullah Saw. bersabda:

“Sesungguhnya orang yang berpuasa jika ia berbuka pada seseorang, maka malaikat akan mendo’akan orang tersebut hingga orang yang berpuasa tersebut selesai hajatnya, atau: sampai menyelesaikan makanannya.” ( HR Darimi dan Abu Ya’la dengan isnad jayid ).

Kebiasaan memberi takjil saat ini menjadi rutinitas dan menjadikannya sebuah tradisi yang ada dalam masyarakat. Sehingga dapat dipastikan setiap bulan Ramadhan akan banyak sekali orang-orang berbagi takjil. Dalam tradisi ini ada banyak sekali menu makanan yang dibagikan mulai dari kolak, kurma, gorengan dan tentunya masih bayak lagi.

Perlu kita ketahui bahwasannya di beberapa daerah takjil memiliki perbedaan dengan iftar, perbedaan tersebut dapat kita lihat pada bentuk makanannya, apabila takjil makanannya berupa makanan pembuka sedangkan iftar berupa makanan besar yang di dalamnya berisi seperti nasi, sayur serta lauk. Jadi berbeda ya guys.

Baca juga Tarak: Menjadikan Ramadhan yang Bukan Sekedar Puasa

Memberikan takjil kepada orang lain tentunya mengajarkan kita banyak hal, mulai dari mengajarkan untuk saling tolong menolong, mengajarkan untuk rajin bersedekah, serta merekatkan tali silaturrahim. Bahkan dalam perbuatan ini Allah Swt. akan memberikan rahmat serta melipatgandakan amalan bagi mereka yang saling berbagi kepada sesamanya di bulan Ramadhan.

Itulah tadi sekilas pengetahuan tentang budaya takjil serta beberapa keutamaan di dalamnya, Semoga ibadah puasa kita semua diberi kelancaran dan segala amal kebaikan kita diterima oleh Allah swt. Aamiin ya rabbal alamin.

Profil Penulis
Nur Faizatul Izzah
Nur Faizatul Izzah
Penulis Tsaqafah.id
Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya

2 Artikel

SELENGKAPNYA