Belajar Menjadi Perempuan Berdaya

Menikmati Dunia Petualang dan Belajar Menjadi Perempuan Berdaya dari Film Enola Holmes

Seluruh alam raya memang perlu mengetahui tentang dunia perempuan yang beragam dan penuh teka-teki, mereka memiliki caranya sendiri untuk berdaya bagi sekitar. Seperti yang dapat kita lihat dalam salah satu film serial Netflix, Enola Holmes. 

Baru-baru ini Netflix menayangkan sebuah film yang berjudul ‘Enola Holmes.’ Film yang berkisah tentang seorang anak perempuan bernama Enola Holmes. Jika teman-teman adalah pecinta film detektif, tentu dari namanya saja mampu menebak siapakah Enola Holmes. Ya.. dalam film ini Enola adalah adik dari Sherlock Holmes, sang detektif cerdik dan penuh talenta dalam semua kisah-kisah petualangannya. Perlu kita ketahui bahwa film Enola Holmes merupakan sekuel dari serial Film Sherlock Holmes.  

Baca juga : Kisah Nabi dan Anak Kecil di Hari Raya Idul Fitri

Enola Holmes adalah film adaptasi dari novel series karya Nancy Springer yang disutradarai oleh Harry Bradbeer dan rilis pada 23 September tahun ini. Diperankan oleh Millie Bobby Brown, Enola digambarkan sebagai sosok yang cerdas, berpenampilan tomboy, dan berjiwa bebas, ciri khas kepribadian anak perempuan dari keluarga Holmes.  Mengambil latar di Inggris abad ke-19, Enola kecil telah menghabiskan waktu hanya bersama ibunya setelah ditinggal pergi sang ayah dan kedua kakaknya yaitu Sherlock Holmes dan Mycroft Holmes. Pekerjaan ibunya yang biasa memanah, berkuda, juga bela diri kini diturunkan ke Enola Holmes. 

Kehidupan Enola dengan sang ibu nampak sangat bahagia, namun beberapa peristiwa terjadi tepat ketika Enola berulang tahun yang ke-16, ibunya pergi tanpa memberi tahu apapun kepadanya. Pertanyaan demi pertanyaan muncul di benak Enola. Ibunya hanya meninggalkan teka-teki yang harus dipecahkanya sendiri. Teka-teki inilah yang akan menjadi awal perjalanan bagi Enola untuk memecahkan masalah dan mencari dimana ibunya berada. 

Dalam film ini kita akan melihat bagaimana bentuk kepedulian kakak Enola. Sherlock Holmes yang memiliki karakter dingin namun peduli terhadap Enola dan menganggapnya seorang gadis yang cerdas, berbeda dengan Mycroft yang tegas dan terkesan galak, mungkin karena dia sebagai saudara tertua yang merasa memiliki tanggung jawab terhadap adiknya. Suatu hari Enola sempat dibawa menuju sekolah khusus perempuan, karena Mycroft berpikir bahwa dia adalah gadis urakan dan tidak tumbuh menjadi gadis yang anggun seperti kebanyakan perempuan lain.  

Baca juga : Kenapa Perempuan Harus Berhati-hati dalam Berfoto ?

Dengan durasi 2 jam Enola akan memandu kita masuk ke dalam kisahnya, dia membawakan kisahnya sendiri dengan narasi, sehingga kita penonton akan terbawa ke dalam petualanganya. Banyak sekali pesan-pesan tersirat yang ada dalam film Enola Holmes, utamanya adalah tentang kesetaraan antara perempuan dan laki-laki yang dijunjung tinggi, seperti ‘woman doesn’t need man to solve her problems.’

Enola juga mengingatkan bahwa kita memiliki alur kehidupan yang kita ciptakan sendiri. Sendirian bukan berarti kita kesepian, namun agar kita dapat merasakan kebebasan, masa depan, dan tujuan. Hidup ini adalah milik kita, dan masa depan tentu ada di tangan kita. Semoga kisah Enola Holmes berlanjut menjadi series. Selamat menonton. (UN)

*Nabila El Fatikha, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, bisa disapa melalui nabilaunyu99@gmail.com

Total
3
Shares

Comments are closed.

Previous Article

Menyikapi Mode Jilbab Anak dan Nafas Islam yang Segar

Next Article

Baik Belum Tentu Bermanfaat