Perkuat Karakter Siswa, MTs Asysyafi’iyah Gelar Mabit

Perkuat Karakter Siswa, MTs Asysyafi’iyah Gelar Mabit

16 Agustus 2025
449 dilihat
1 menit, 57 detik

Tsaqafah.id – MTs Asysyafi’iyah Banyumanis Donorojo Jepara, baru saja mengadakan kegiatan mabit “Malam Bina Islam Iman dan Taqwa” perdana pada tanggal 14-15 Agustus 2025 di lingkungan MTs Asysyafi’iyah. Kegiatan ini dilaksanakan dua kali dalam sebulan, tepatnya di malam Jum’at.

Layaknya kegiatan di pondok pesantren, kegiatan ini bertujuan untuk membina akhlak dan membiasakan aktivitas beragama bagi para siswa, sekaligus menjadi salah satu program alternatif untuk menanamkan karakter agamis dan pembiasaan aktivitas beragama pada anak.

Dalam kegiatan mabit ini, terdapat sebanyak 130 siswa dan didampingi oleh 11 ustadz dan ustadzah. Mereka melakukan berbagai aktivitas keagamaan dan pengembangan karakter yang sangat bermanfaat, seperti sholat berjamaah dan sholat tahajud, mengaji Al-Qur’an, kajian kitab kuning, sholawatan, senam, dan lain-lain.

Baca Juga Menuju Halaqah Nasional II, Nawaning Jateng-DIY perkuat Silaturahim

Dalam pelaksanaan mabit ini, sebanyak 130 siswa dibagi menjadi 4 kelas, yakni kelas tahfidz, kelas fiqh, kelas kitab kuning, dan kelas mabadi’. Pengelompokan kelas tersebut berdasarkan minat dan potensi siswa.

Pembukaan kegiatan mabit berlangsung dengan lancar dan khidmat. Acara ini dihadiri oleh pembina dan pengurus yayasan, bapak/ibu dewan guru, RT setempat, bapak/Ibu wali murid, seluruh siswa-siswi MTs Asysyafi’iyah Banyumanis. Seluruh hadirin tampak antusias menyambut program mabit ini.

“Program mabit merupakan salah satu program alternatif untuk menanamkan karakter agamis dan pengembangan keterampilan agama pada anak. Di era seperti ini, pembinaan agama secara intensif sangat diperlukan sekali. Untuk itu saya sangat berharap agar para orang tua senantiasa mendukung penuh kegiatan ini,” kata H. Zain Muadhom S.Pd selaku ketua yayasan Asysyafi’iya 99. 

Baca Juga Sosok Ibu Nyai Ida Rufaida, Orator dalam Aksi Damai “Santri Memanggil” Jogja

Selain itu, Ibu Juariyah S.Pd selaku kepala madrasah juga mengatakan “Saya sangat berharap, dengan program mabit ini dapat menjawab problematika kenakalan remaja yang kini kian memprihatinkan.”

Gus Farda, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Hikmah Depok, yang juga penanggung jawab program kegiatan mabit, menambahkan bahwa kegiatan mabit ini diharapkan para siswanya mendapatkan pengalaman dididik dengan rutinitas dan kegiatan berbasis Pondok Pesantren.

Karena kegiatan ini diharapkan akan menjadi cikal bakal berdirinya pesantren dibawah Yayasan Asysyafi’iyah 99,  yang tujuannya tidak lain untuk kemaslahatan umat, khususnya membina generasi muda di Banyumanis dalam bidang agama.

Baca Juga Bagaimana Penusukan Dua Santri Berimbas Aksi Ribuan Massa di Mapolda DIY?

Ustadz Alfi, kordinator kegiatan mabit, menguatkan lagi bahwa program kegiatan ini diselenggarakan dengan gratis. Kebutuhan santri berupa makan dua kali,  kebutuhan alat tulis dan kitab semua di backup dari pengurus Yayasan Asysyafi’iyah 99.

Para siswa terlihat menikmati pengalaman barunya menjadi santri dan antusias kegiatan mabit perdana.

“Saya cukup enjoy mengikuti semua kegiatan di mabit perdana ini. Dengan kegiatan ini, saya yang sebelumnya tidak pernah merasakan mondok akhirnya bisa merasakan vibes mondok walau cuma sebentar,” kata Khalwa, salah satu siswi MTs Asysyafi’iyah.

Kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi siswa-siswa MTs Asysyafi’iyah Banyumanis.

Profil Penulis
tsaqafriend
tsaqafriend
Penulis Tsaqafah.id

74 Artikel

SELENGKAPNYA