Dzikir Untuk Mengendalikan Hati

اللهُ شَاهِدِى اللهُ حَاضِرِى اللهُ مُطَّلِعٌ عَلَيَّ

“Allah yang menyaksikan aku, Allah yang hadir di hadapanku, Allah yang mengetahui tentang diriku.”

Bacaan dzikir di atas disarikan dari Kitab ‘Maraqi al-Ubudiyah’ yang ditulis oleh Syaikh Imam Nawawi Al-Bantani. Sebuah kitab yang berisi uraian-uraian penjelasan dari matan Bidayah al-Hidayah. Sementara Bidayah al-Hidayah’ Jalan Meraih Hidayah Allah, ditulis oleh hujjatul islam Syaikh Abu Hamid bin Muhammad  al-Ghazali atau dikenal dengan Imam Al-Ghazali setelah karya magnum opusnya ‘Ihya Ulumuddin’.

Beberapa ulama terkemuka mengatakan, apabila seseorang senantiasa mengamalkan dzikir tersebut maka Allah Swt akan menolongnya dalam pengendalian hati dan anggota badannya. Sungguh hanya Allah Swt yang Maha Mengetahui atas diri . . . . . . kita, atas hati kita dan atas apa yang di luar diri kita.

Baca juga: Doa dan Keutamaan Bulan Sya’ban

Agar selalu mendapatkan petunjuk dari Allah Swt dalam bertindak, maka sudah sepatutnya manusia memohon pada Allah ta’ala supaya dituntun pada jalan yang benar. Yaitu dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah (Taqarrub Ilallah), melaksanakan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Imam Al-Ghazali mengatakan, “Orang yang disibukkan dengan amalan fardhu sehingga lalai mengerjakan amalan sunnah maka hal itu dapat dimaklumi. Sedangkan orang yang disibukkan dengan amalan-amalan sunnah hingga lalai melaksanakan amalan fardhu maka ia adalah orang yang terperdaya.”

Wallahu a’lam

Baca juga: Mengenal Gagasan Nahwu Baru Syauqi Dhaif

Total
0
Shares
Previous Article

Ingatan yang Memberiku Nafas Panjang dalam Mengenal Gus Dur

Next Article

Waspada KBGO, Islam Melarang Segala Bentuk Kekerasan Berbasis Gender

Related Posts