Mukjizat dalam Al-Qur’an (5): Nabi Muhammad dan Masyarakat yang Beragam

Mukjizat dalam Al-Qur’an (5): Nabi Muhammad dan Masyarakat yang Beragam

02 Agustus 2021
206 dilihat
0 menits, 54 detik

Tsaqafah.id – Rumah baru (Madinah) kaum Muhajirin sangat berbeda dalam banyak hal dengan kota asal mereka (Mekah). Madinah lebih kecil daripada Mekah, tetapi masyarakat di sana lebih kompleks dibandingkan dengan kehidupan sosial Mekah.

Karena itu, Rasulullah Saw harus dihadapkan dan terpaksa menghadapi masalah yang beraneka ragam. Penduduk kota itu adalah orang-orang yag berasal dari agama yang berbeda-beda dengan adat sosial yang berbeda-beda dan memiliki budaya yang berbeda-beda.

Tugas yang sekarang dihadapinya adalah bagaimana mengatasi kesulitan-kesulitan yang timbul dari sebuah masyarakat yang heterogen serta bagaimana meyatukan mereka pada satu kepercayaan dan keyakinan.

Baca Juga: Mukjizat dalam Al-Qur’an (4): Umar bin Khattab Memeluk Islam

Itu adalah tugas sulit yang hanya dapat diemban oleh seorang nabi, yang diangkat dan dikaruniai oleh Allah berupa kebijaksanaan, pandangan ke masa depan, keteguhan pada tujuan, serta kemampuan untuk melebur bermacam-macam ide ke dalam sebuah konsep yang dapat mengantarkan kemanusiaan yang gelap ke sebuah dunia baru yang terang.

Dan di atas semua itu, sang juru selamat harus memiliki kepribadian yang penuh cinta kasih. Betapa benarnya Allah telah menetapkan tugas ini diemban oleh manusia paling murah hati itu.

وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Walaupun engkau mendermakan seluruh kekayaan yang ada di bumi,engkau tidaklah bisa mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah memperstukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana,” (QS Al-Anfal [63])

Profil Penulis
tsaqafriend
tsaqafriend
Penulis Tsaqafah.id

18 Artikel

SELENGKAPNYA