Husain Basyaiban dan Potret Dakwah Zaman Now

Di era digital yang semakin berkembang ini segalanya dapat diakses dengan mudah. Kalau dahulu Rasulullah berdakwah dengan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, sekarang orang dengan mudah dapat berdakwah di depan kamera saja lalu disebarkan lewat media sosial.

Tsaqafah.id – Ada yang belum tahu dakwah itu apa? Jangan risau. Tidak ada kata terlambat dalam belajar.

Dakwah merupakan kegiatan untuk menyebarkan kebaikan kepada orang lain sesuai jalan Allah SWT. Contoh sederhananya adalah mengajak teman untuk sholat berjama’ah di masjid.

Jadi, dakwah itu bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja asalkan kegiatan itu adalah menyebarkan suatu kebaikan yang sesuai dengan jalan Allah SWT.

Di era digital yang semakin berkembang ini segalanya dapat diakses dengan mudah. Kalau dahulu Rasulullah berdakwah dengan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, sekarang orang dengan mudah dapat berdakwah di depan kamera saja lalu disebarkan lewat media sosial.

Aplikasi apa saja yang masuk ke dalam kategori media sosial?

Yang paling sering orang gunakan yaitu Youtube, lalu ada Facebook, Instagram, Twitter, kemudian yang sedang booming yaitu Tik-Tok, dan lain sebagainya. Aplikasi-aplikasi inilah yang menjadi alternatif pilihan dalam melakukan dakwah Islam dengan cara yang tidak hanya santai tetapi juga menghibur.

Baca Juga: Islam Menyuruh Kita untuk Mengubah Insecure Menjadi Lebih Banyak Bersyukur

Dengan adanya platform tersebut, munculah para pendakwah baru yang berlomba-lomba untuk mengajak masyarakat agar tertarik dengan Islam secara lebih jauh.

Mengambil satu contoh yaitu dari Tik-Tok yang sedang marak digunakan oleh masyarakat dalam negeri maupun luar negeri. Aplikasi ini dulunya dijudge sebagai aplikasi yang tidak berguna, alay, serta beberapa orang berpendapat jika aplikasi ini banyak mudharatnya.

Kenapa demikian? Karena dahulunya aplikasi ini hanya menampilkan jogetan atau tarian-tarian masa kini. Berbeda hal setelah virus corona menyerang.

Saat ini Tik-Tok juga menampilkan banyak hal menarik seperti berbagai macam fashion, . . . . . . segala macam jenis tutorial, drama pendek, menyanyi, destinasi wisata di Indonesia yang belum banyak diketahui orang, tarian serta beberapa challenge seru.

Dan yang paling menarik adalah banyak anak muda muslim yang menambah inovasinya menjadi sarana bagi mereka untuk berdakwah. Salah satu di antara mereka yaitu Husain Basyaiban.

Siapa yang belum kenal dengan Husain Basyaiban? Pengguna Tik-Tok serta penikmat konten dakwahnya pasti sudah tau. Husain Basyaiban merupakan remaja yang lahir di Makkah pada tahun 2002. Masih muda bukan? Husain adalah salah satu alumni dari MTs Negeri Bangkalan dan saat ini dia sedang berkuliah di UIN Surabaya.

Husain memanfaatkan Tik-Tok untuk berbagai konten dakwahnya, khususnya hal-hal yang terjadi pada kaum muda masa kini. Si doi juga banyak disukai oleh netizen loh, bukan karena wajahnya yang tampan saja tetapi juga karena wawasanya yang luas. Kebayang nggak sih, remaja umur 19 tahun tetapi sudah pandai berdakwah. Hebat bukan?

Baca Juga: Perempuan dalam Islam: Dulu, Kini, Esok dan Nanti

Husain Basyaiban sangat pintar mengambil strategi dalam berdakwahnya. Kebanyakan konten dakwahnya mengangkat hal-hal yang mana sedang terjadi atau sedang dilalui oleh para kaum muda masa kini.

Dengan kata lain, sasaran pendengarnya adalah kaum remaja yang mana sangat baik untuk membentuk generasi yang lebih baik untuk masa depan nantinya. Durasi dakwahnya tidak panjang dan juga tidak sedikit tetapi pas untuk ditonton. Sekali menonton saja akan membuat orang ketagihan dan penasaran, sehingga ingin menonton kontennya yang lain.

Bagaimana teman-teman, apakah setelah ini kamu akan mencari akun Tik-Tok Husain? Atau malah ingin menjadi seperti Husain? Apapun itu, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Kisah Imam Malik dan Sengatan Kalajengking

Next Article

Kisah Perjalanan Abu Bakar As Syibli Bersama Pemuda Nasrani Ke Tanah Suci

Related Posts