Semangka dan Suara Free Palestina

Semangka dan Suara Free Palestina

12 November 2023
109 dilihat
2 menits, 53 detik

Tsaqafah.id – Sudah kita ketahui bersama. Akhir-akhir ini, kita diramaikan dengan maraknya buah semangka sebagai simbol dukungan untuk palestina. Lalu, sebenarnya apa makna penggunaan buah semangka tersebut?

Semangka merupakan buah yang terkenal di Palestina. Buah ini tumbuh subur dan menjadi budaya sekaligus identitas bagi warga Palestina. Ia digunakan sebagai simbol perlawanan rakyat Palestina kepada Israel untuk membela keutuhan negara.

Dapat kita ketahui bersama, makna buah semangka mewakili lambang bendera Palestina. Apabila buah semangka dibelah, buah tersebut memiliki warna yang sama dengan bendera Palestina, yaitu warna merah pada daging buahnya, putih pada lapisan kulit dalamnya, hitam pada bijinya, dan hijau pada kulit luarnya.

Sejarah larangan pengibaran bendera Palestina dimulai pada tahun 1967, enam hari setelah perang dengan Israel. Israel melarang bendera Palestina untuk dikibarkan. Jika, ada yang mencoba mengibarkan bendera Palestina. Maka, akan ditangkap.

Baca Juga

Dengan adanya peristiwa tersebut, para aktivis berpikir keras bagaimana cara untuk mensiasatinya. Akhirnya, para aktivis menyadari bahwa irisan semangka memiliki warna yang mirip dengan bendera Palestina. Mereka mulai menggunakan simbol semangka dalam berbagai aksi demonstrasi. 

Karya seni tentang semangka dipopulerkan oleh Khaled Hourani dalam karyanya yang berjudul “The Story of Watermelon” pada tahun 2007. Karyanya ini dipamerkan di berbagai negara. Mulai dari Mesir, Perancis, dan berbagai negara lainnya. Sehingga seniman-seniman lain berusaha untuk mengikuti jejak Hourani untuk membuat karya lain yang berkaitan dengan buah semangka.

Dengan adanya hal tersebut, maka muncul berbagai seni, grafiti, dan poster yang mewakili perlawanan rakyat Palestina. Simbol buah semangka juga sering digunakan di media sosial berupa penggunaan foto profil, animasi, dan ilustrasi sebagai rasa dukungan terhadap warga Palestina.

Baca Juga Nasionalisme, Identitas dan Harga Kemudahan

Berbagai dukungan sangat diperlukan oleh warga Palestina. Mulai dukungan moril, psikis, materil, dan masih banyak dukungan lain yang dibutuhkan. Indonesia sendiri memberi dukungan penuh terhadap Palestina. Dukungan tersebut dapat diberikan berupa pengiriman bantuan alat-alat Kesehatan yang dikirim ke Palestina melalui Palang Merah Indonesia.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Masyarakat Indonesia melalui acara bela Palestina yang diadakan di Monumen Nasional, Jakarta pada tanggal 5 November 2023 kemarin. Jutaan warga Indonesia berkumpul untuk menyuarakan aksi bela Palestina. Rakyat Indonesia sangat mengecam perbuatan keji para zionis Israel. Karena penyerangan Palestina bukan lagi masalah agama, atau perebutan wilayah. Akan tetapi sudah mencakup ranah hubungan kemanusiaan.

Berbagai warga memadati Monumen Nasional. Mulai dari para pejabat, artis, tokoh lintas agama, dan para khalayak umum berpartisipasi dalam aksi bela Palestina. Berbagai doa dipanjatkan kepada warga Palestina yang menjadi korban. Khususnya, yang mati syahid dalam peperangan.

Seperti kita ketahui, pada tanggal 7 Oktober 2023 terjadi serangan mematikan dari negara Israel yang memborbardir Palestina dengan sasaran rumah-rumah warga dan Rumah sakit. Begitu sadisnya negara Israel, sehingga meluncurkan serangan ke Rumah sakit. Padahal Rumah sakit merupakan tempat yang sangat dibutuhkan oleh warga. Khususnya, para warga yang terluka banyak dirawat disana dan para tenaga medis yang bertugas menangani para korban.

Baca Juga

Kekejaman Israel tidak memandang bulu. Semua tempat ingin mereka hancurkan. Yang mereka inginkan hanya kemenangan. Tidak ada hati Nurani dan belas kasihan didalam hatinya.

Dalam peristiwa tersebut, sekitar Sembilan ribu orang meninggal dan ribuan lainnya luka-luka akibat serangan dari Israel. Yang korbannya banyak dari kalangan anak-anak dan wanita. Gedung-gedung, rumah-rumah mereka hancurkan sehingga tidak ada tempat untuk mereka berlindung. Setiap hari selalu dihantui dengan rasa ketakutan dan kegelisahan. Hanya pertolongan Allah yang dapat membantu kehidupan mereka disana.

Meski demikian, negara lain tidak akan tinggal diam. Negara-negara di belahan dunia sangat mendukung kemenangan Palestina. Meskipun, terdapat beberapa negara yang mendukung Israel. Akan tetapi, negara yang pro Israel dikecam oleh warga dunia. Sampai terjadi pemboikotan pada beberapa produk barang, makanan, yang mendukung Israel.

Maka dari itu, kita sebagai sesama manusia berusaha untuk menyuarakan dan membela kemerdekaan warga Palestina. Entah menyuarakan melalui simbol semangka atau dengan berbagai bentuk ungkapan lainnya. Karena peristiwa ini bukan lagi soal agama, ras, suku, atau bangsa. Akan tetapi, sudah pada ranah hubungan kepedulian diantara sesama manusia. 

Profil Penulis
Iftitari Itsna Syayyidah
Iftitari Itsna Syayyidah
Penulis Tsaqafah.id
Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya

1 Artikel

SELENGKAPNYA